Minggu, 25 Oktober 2009

Jembatan

Hai... Sembari menunggu kelas dimulai pada pukul 11.20... Saya duduk di depan komputer perpustakaan kampus untuk mengupdate blog ini... Hehehe...
Nah, beberapa hari lalu saya mendapat email dari teman saya yang berisi sebuah cerita. Cerita tersebut mengisahkan 2 orang kakak beradik. Menurut saya cerita ini memiliki makna didalamnya.. Nah, saya ingin berbagi kepada kamu semua...
Ini ceritanya...
Alkisah, ada dua orang kakak-beradik yang hidup di sebuah desa. Mereka jatuh ke dalam suatu pertengkaran serius, dan ini merupakan kejadian pertama kali, mereka bertengkar sedemikian hebat. Padahal selama 40 tahun mereka hidup rukun, saling meminjamkan peralatan pertanian, dan bahu-membahu dalam usaha perdagangan tanpa mengalami hambatan.
Namun kerja sama yang akrab itu kini retalk karena kesalahpahaman yang sepele saja, yang kemudian berubah menjadi perbedaan pendapat yang besar, dan akhirnya meledak dalam bentuk caci-maki. Beberapa minggu sudah berlalu, mereka saling berdiam diri, tak bertegur-sapa.
Suatu pagi, seseorang mengetuk rumah sang kakak. Di depan pintu berdiri seorang pria membawa kotak perkakas tukang kayu.“Maaf Tuan, sebenarnya saya sedang mencari pekerjaan,” kata pria itu dengan ramah.“Barangkali Tuan berkenan memberikan beberapa pekerjaan untuk saya selesaikan.”“Oh ya!” jawab sang kakak. “Saya punya sebuah pekerjaan untukmu. Kau lihat ladang pertanian di seberang sungai sana. Itu adalah rumah tetanggaku, ..ah sebetulnya ia adalah adikku. Minggu lalu ia mengeruk bendungan dengan buldozer lalu mengalirkan airnya ke tengah padang rumput itu sehingga menjadi sungai yang memisahkan tanah kami. Hmm, barangkali ia melakukan itu untuk mengejekku, tapi aku akan membalasnya lebih setimpal. Di situ ada gundukan kayu. Aku ingin kau membuat pagar setinggi 10 meter untukku sehingga aku tidak perlu lagi melihat rumahnya. Pokoknya, aku ingin melupakannya.”
Kata tukang kayu, “Saya mengerti. Belikan saya paku dan peralatan. Akan saya kerjakan sesuatu yang bisa membuat Tuan merasa senang.”
Kemudian sang kakak pergi ke kota untuk berbelanja berbagai kebutuhan dan menyiapkannya buat si tukang kayu. Setelah itu ia meninggalkan tukang kayu bekerja sendirian.
Sepanjang hari tukang kayu bekerja keras, mengukur, menggergaji dan memaku. Di sore hari, ketika sang kakak petani itu kembali, tukang kayu itu baru saja menyelesaikan pekerjaannya.
Betapa terbelalaknya ia begitu melihat hasil pekerjaan tukang kayu itu. Sama sekali tidak ada pagar kayu sebagaimana yang dimintanya. Namun, yang ada adalah jembatan melintasi sungai yang menghubungkan ladang pertaniannya dengan ladang pertanian adiknya. Jembatan itu begitu indah dengan undak-undakan yang tertata rapi. Dari seberang sana, terlihat sang adik bergegas berjalan menaiki jembatan itu dengan kedua tangannya terbuka lebar.
“Kakakku, kau sungguh baik hati mau membuatkan jembatan ini. Padahal sikap dan ucapanku telah menyakiti hatimu. Maafkan aku,” kata sang adik pada kakaknya.Dua bersaudara itu pun bertemu di tengah-tengah jembatan, saling berjabat tangan dan berpelukan. Melihat itu, tukang kayu pun membenahi perkakasnya dan bersiap-siap untuk pergi.
“Hai, jangan pergi dulu. Tinggallah beberapa hari lagi. Kami mempunyai banyak pekerjaan untukmu,” pinta sang kakak.“Sesungguhnya saya ingin sekali tinggal di sini,” kata tukang kayu, “tapi masih banyak jembatan lain yang harus saya selesaikan.”

Read More...

Mau Cetak Brosur, Poster, dll?? BISA!!

Ingin mencetak brosur, tapi belum ada designnya??

Ingin mencetak brosur dalam jumlah banyak??

Bukan masalah!!

Karena kini kami menyediakan segala macam paper printing untuk anda, bahkan untuk anda yang ingin mencetak brosur tapi belum mempunyai designnya, kami akan membuatkannya untuk anda..

NB:

- Harga tergantung dari design, ukuran kertas, jenis kertas dan jumlah cetakan.

- Untuk daerah Jakarta

Untuk info lebih lanjut, dapat menghubungi kami melalui email ke DaVinDy.Shop@yahoo.com

Read More...

Kamis, 22 Oktober 2009

Arti seorang Sahabat...

Hallo semua... ^^

Wah, sudah lama sekali saya tak mengupdate blog ini... Hal ini dikarenakan tugaz yg menumpuk dari kampuz... Hehehe...

Beberapa hari yang lalu saya mendapat email dari seorang teman. Isi dari email tersebut adalah sebuah cerita yang didalamnya memiliki sebuah arti dari seorang sahabat. Judul cerita tersebut adalah "Arti Sahabat."

Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang berjalan melintasi gurun pasir. Di tengah perjalanan, mereka bertengkar dan salah seorang menampar temannya. Orang yang kena tampar merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir: “Hari ini, sahabat terbaikku menampar pipiku.”

Mereka terus berjalan sampai akhirnya menemukan sebuah oasis. Mereka memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, tapi dia berhasil diselamatkan oleh sahabatnya. Ketika dia siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuah batu: “Hari ini, sahabat terbaikku menyelamatkan nyawaku.”

Orang yang menolong dan menampar sahabatnya, bertanya “Kenapa setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir dan sekarang menuliskan ini di batu?” Sambil tersenyum temannya menjawab, “Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya di atas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan itu. Dan bila sesuatu yang luar biasa baik terjadi, kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar takkan pernah bisa hilang tertiup angin.”

Sobat…Dalam hidup ini ada kalanya kita dan orang terdekat kita berada dalam situasi yang sulit, yang kadang menyebabkan kita mengatakan atau melakukan hal-hal yang menyakiti satu sama lain. Juga terjadinya beda pendapat dan konflik karena sudut pandang yang berbeda. Oleh karena itu, sebelum kita menyesal di kemudian hari, cobalah untuk saling memaafkan dan melupakan masa lalu…"

ditulis oleh : Esther Yeny Purnomo

Setelah membaca cerita tersebut, saya menyadari betapa indahnya arti sebuah kata maaf. Jadi, apakah ada diantara kamu yang masih belum bisa memaafkan sahabatnya ??

Read More...

Senin, 22 Juni 2009

Amazing Shots 2 (Dude Perfect)

One word... "COOL!!!"

video

video

Read More...

Kamis, 18 Juni 2009

Amazing Shots

Lihat video pertama dulu...

video

Kamu bisa ikutin??

Kalau bisa, coba ikutin yang di video kedua...

video

Beengoong?? Hahaha... Amazing !!!

Read More...

Selasa, 16 Juni 2009

You know?? The fastest car in the earth...

Perhatikan baik-baik....



"Benda" tercepat di darat

Lamborghini Reventon adalah mobil tercepat di dunia, mengalahkan rekor yang selama ini dipegang oleh Bugati Veyron.

Sebagai perbandingan, jika mobil ini dalam kondisi diam dan ada sebuah mobil Bugati Veyron melintas di sebelahnya dengan kecepatan 120 km/jam, maka Lamborghini Reventon akan menyusulnya dan mencapai kecepatan 300 km/jam lebih dulu hanya dengan satu kali menginjak pedal gas.

Mobil ini terinspirasi dari pesawat tempur Stealth dan menggunakan material body yang sama dengan pesawat tersebut, sehingga mobil ini tidak menggunakan cat sama sekali (hanya tersedia 1 warna saja).

Proses keseluruhan pembuatan mobil ini dikerjakan dengan tangan dan hanya dibuat dengan sangat-sangat terbatas, hanya tersedia 20 unit saja di seluruh dunia.

Read More...

Jumat, 12 Juni 2009

Voting For You (3)

Nah, kita memasuki bulan Juni... Saya sedang bermasalah nih dengan waktu. Aduh, saya merasa kalau waktu dalam 1 hari lebih dari 24 jam pasti, kita dapat mengerjakan lebih banyak pekerjaan. Menurut kamu, jika waktu dapat ditambah, berapa jam kamu ingin menambahnya?

Kamu bisa berpartisipasi dalam voting ini dengan memilih jawaban kamu di bagian kanan atas dari blog ini.

Pertanyaan yang tersedia adalah :
a. Ditambah 2 jam
b. Ditambah 5 jam
c. Ditambah, lebih dari 5 jam
d. Tidak perlu ditambah

Kalau jawaban kamu tidak ada dalam pilihan, silahkan memberi jawabannya dengan memberikan komentar pada posting ini.
Terimakasih...

Read More...